RELIFE POSITIVE CRAFT

Yayasan Kerti Praja (YKP) melalui berbagai komunitas dampingannya (support group) terlibat aktif untuk mendaur ulang sampah plastik. Sampah kemasan plastik industri, seperti bekas kemasan sampo,kopi, karung beras,  diolah menjadi berbagai macam produk aksesoris, seperti tas, sandal, topi, pembatas buku, dan sebagainya menjadi produk yang berharga.

Label Relife Positive Craft (RPC) pada produksi ini merupakan usulan seorang wartawan, Luhde Suryani. Produk RPC ini diproduksi oleh 7 orang yang berasal Kelompok Dampingan Sebaya (KDS) Melati, yaitu orang yang positif HIV (ODHA) dan kelompok keluarga yang memberikan dukungan kepada ODHA disebut OHIDA.

Rahayu Aji Asmoro staf YKP menjelaskan kegiatan RPC sebagai bagian dari aktifitas memberikan dukungan bagi para ODHA. Sarjana Ilmu Politik jebolan UGM ini memaparkan, secara filosofis kegiatan  Relief Positive Craft  ditujukan untuk  recling of life yaitu mendaur ulang kehidupan agar para penderita HIV kembali menata kehidupan mereka agar tidak tenggelam dalam kesedihan. ODHA dan OHIDA diharapkan dapat hidup lebih positif, melakukan aksi positif sehingga melahirkan karya yang positif, diterima oleh pasar.

Konselor dan Outreach Worker Yayasan kerti Praja ini juga mengatakan, Konsulat Jendral Australia juga memberikan dukungan bagi kegiatan KDS Melati dengan menyumbangkan 12 mesin jahit. Semua mesin ini diletakkan di lantai kedua bangunan YKP yang cukup mewah di Jalan Sesetan Denpasar.  Pengadaan bahan sampah kemasan plastik untuk produksi RPC diperoleh dari seluruh staff YKP dan KDS yang menyumbangkan sampah rumah tangga mereka.

Pemasaran produksi RCP sampai saat ini dilakukan dengan cara dititipkan diberbagai tempat, salah satunya adalah di PPLH Sanur. Lembaga inilah yang mengajarkan KDS Melati dengan cara memberikan kursus selama sebulan pada November 2009 untuk membuat produk daur ulang sampah plastik. RPC pada awal terbentuknya juga mendapat banyak dukungan dari BIWA  dan Rotary. Lajang mungil asal Yogyakarta ini menyatakan kebanggaan dengan karya yang dihasilkan oleh KDS Melati karena produksi mereka telah dipajang di galeri di Hotel Conrad di Tanjung Benoa.

Anak Agung  Raka, administrasi keuangan dari Global Funds yang diperbantukan pada RPC menginformasikan, sejak diproduksi pada Desember 2009 hingga Desember 2010, pemasaran produksi daur ulang RPC telah meraup income sebesar 12 juta.  Ternyata sampah kemasan plastik yang didaur ulang memberikan kontribusi yang luar biasa bagi peningkatan pendapat disamping peran terbesarnya adalah menyelamatkan bumi yang tercinta ini.

 

This entry was posted in HIV/AIDS, LSM, peradaban, wanita dan anak-anak and tagged , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to RELIFE POSITIVE CRAFT

  1. Blair Robins says:

    This is a message for Rah’Ayu Aji Asmoro:
    Hi Ayu, this is Blair, Roro’s friend. I’ve been trying to reach Roro for the past few days, tanpa sukses. If you speak to her, could you please let her know that I would like to speak to her?
    Or you can just call me, it would be great to say hello to you. Thanks!
    Tel: 081916352351

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s